Cinta Kedamaian

Archive for the ‘Antarabangsa’ Category

 peta

 

Sabda Nabi S.A.W:

Perbandingan kaum Mukmin pada berkasih sayang, beremosi dan berbelas ihsan sesama mereka, adalah seperti satu batang tubuh. Apabila mangadu (sakit) mana-mana bahagian tubuh itu, nescaya akan terkesanlah ia kepada seluruh tubuh dengan berjaga malam tiada upaya tidur lagi demam.”

Riwayat al-Bukhari dan Muslim

 

Pembaca yang mulia,

Saya tersentuh saat membaca petikan sebuah syair yang ditulis dalam sebuah buku,

 

“Bukan al-Qur’an untuk Islam

Bukan dunia untuk Islam

Tapi al-Qur’an dan Islam untuk dunia

Islam merindukan perdamaian dan kebahagiaan sejati

Bersama dengan yang lain.”

 

Menyoroti Sejarah Umat Ini Dengan Kemuliaan Yang Diajarkan Islam

Khalifah Islam terbilang, Umar al-Faruq yang memerintah dua per tiga dunia ketika zaman pemerintahannya sebagai khalifah kedua setelah Abu Bakr as-Shiddiq merealisasikan kata-katanya,”

“Kalau rakyatku kelaparan, aku ingin menjadi orang yang pertama yang merasakannya. Kalau rakyatku kekenyangan, aku ingin menjdi orang terakhir menikmatinya.”

Manakala tatkala berlakunya ketidakadilan terutama dalam sistem pentadbiran dan sistem kewangan pada dekad-dekad akhir pemerintahan Kerajaan Umayyah, seorang pemimpin bernama Umar Abdul Aziz, pemimpin yang sangat taat kepada ajaran agama ini tegas menyatakan,

“Allah menghantar RasulNya sebagai petunjuk bukan sebagai pemungut cukai!”.

Dan beliau mengubah polisi yang menzalimi rakyat ketika itu dengan kembali menegakkan kebenaran dan keadilan bersandar pada al-Quran dan Sunnah.

Saat seorang pahlawan Islam berstatus sultan iaitu Sultan Salahuddin al-Ayyubi membuka kota Jerussalem pada 1187, beliau diceritakan oleh Karen Amstrong dalam bukunya Holy War:

Tak ada satu orang Kristian pun yang dibunuh dan tidak ada perampasan. Salahuddin bahkan menangis tersedu-sedu kerana mengenangkan keluarga-keluarga yang hancur dan binasa akibat perang. Saudara lelakinya, Al-Malik Al-Adil bin Ayyub, juga sedih melihat penderitaan para tawanan sehingga dia meminta Salahuddin untuk membawa seribu orang di antara mereka dan membebaskannya saat itu juga. Beberapa pemimpin Muslim sempat tersinggung karena orang-orang Kristian yang kaya melarikan diri dengan membawa harta benda, yang sebenarnya mampu digunakan untuk menebus semua tawanan. Salahuddin meminta agar semua orang Nasrani Latin (Katholik) meninggalkan Baitul Maqdis. Sementara kalangan Nasrani Ortodoks yang bukan sebahagian dari Tentera Salib tetap dibiarkan tinggal dan beribadah di kawasan itu.”

 

Read the rest of this entry »

Alhamdulillah, minggu ini merupakan minggu kedua pengajian dalam semester ini (Sem II, 08/09) di UIAM yang bermula pada 22 Disember 2008. Masih tidak terlewat rasanya untuk saya mengucapkan Salam Maal Hijrah 1430H kepada  anda semua. Semoga tahun ini memberi dan menjanjikan yang terbaik buat kita.

Setelah beberapa ketika ‘membiarkan’ blog ini,  alhamdulillah, kali ini saya kembali mengisinya. Pada yang datang menziarahi, terima kasih atas kesudian menjengah blog ini.

Gaza Under Fire

“We bear witness that there is no God but Allah, and we bear witness that Muhammad is the Messenger of Allah.” This is what we saw and heard on TV screens by a Palestinian policeman lying on the ground between tens of dead policeman in Gaza just minutes before he gave his last breaths.

On Saturday, December 27, 2008, a massive  wave of Zionist air strikes againts the sealed of Gaza Strip claimed the lives of at least 220 people  and injured several hundred innocent Palestinians. The Zionist onslaught continues unabated over the already starving, tired and wounded people. Many commentators  and reporters affirm that this is the worst massacre Gaza has been subjected to since so-called Israel occupied it in 1967. Meanwhile, none of the formal parties whether they are international, Arab or Islamic have done anything yet to stop the continuing genocide.

In the latest attacks, Zionist aircrafts bombed the Islamic university, all the Strip municipalities, formal offices, cultural and charitable societies, 5 mosques, al-Shifa hospital, fisher ports and goverment buildings in Gaza Strip. Dozens of tunnels between southern Gaza and Egypt providing a lifeline to residents who are starved of basic supplies due to an 18-month-long Israeli and Egyptian blockade have been completely destroyed.

Zionist forces have been massing on the border of Gaza Strip growing fears that the offensive could escalate as warplanes, helicopter gunships and military boats continue to pound the territory. Tolls pass 400 people killed and 2000 injured. More than 1000 raids till this moment. Gaza totally-flat Strip whose area is 22 times smaller than Selangor (Gaza=365km2, Selangor=7956km2) has turned to mass grave. The scene  of people screaming in grief while taking their family members to burial is repeated over and over. Amid the deep silence and apathy of all formal Arab, Islamic and International regimes, everyone of us has something to say, offer and do for his/her brothers and sisters who are under attack. Everyone should have an answer for a Gazan who questioned, “I need to know what happened to Muslims, where are they? Anyone tells me.”  

Apa yang anda baca ini adalah  antara isi kandungan yang terdapat dalam risalah  Al-Aqsa Friends’ Society (sebuah persatuan pelajar di UIAM). Saya sempat menekuninya saat menunggu kehadiran pensyarah hadir ke kelas, Dr Abdul Rahman Tang Abdullah yang mengajar subjek History of the United States yang saya ambil semester ini.

Palestin, sepatutnya menjadi sesuatu yang dekat dengan kita, umat Islam. Namun, berapa ramai yang tahu, mahu ambil tahu tentang isu ummah yang satu ini. Bahkan, mungkin ada yang ‘enggan’ untuk menyoroti isu ini dan sekadar berperasaan ‘biasa-biasa’ sahaja. Owh!

world_map

Di mana Palestin dalam peta dunia? Jika anda menelitinya, yang ada adalah perkataan Israel!

palestine_map

Sila lawati:

PalestinKini

Palestin dan Orientalisma

Pengganas Yahudi Menyerang Dunia

World in Picture


March 2017
M T W T F S S
« Jan    
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031